Langsung ke konten

Progres Proyek

Cara Menghitung Bobot Pekerjaan dan Progres Proyek, dengan Contoh

Bobot pekerjaan adalah porsi nilai setiap item terhadap total nilai kontrak. Dengan bobot, progres item yang berbeda satuannya (m³, m², unit) bisa dijumlahkan menjadi satu angka progres proyek. Berikut rumus dan contohnya.

Tim Kurvas · · 2 menit baca

Rumus bobot dan progres

  • Bobot item (%) = nilai item ÷ total nilai kontrak sebelum PPN × 100%.
  • Progres item (%) = volume terpasang ÷ volume kontrak × 100%.
  • Bobot tercapai (%) = bobot item × progres item.
  • Progres proyek (%) = jumlah bobot tercapai semua item.
  • Deviasi (%) = progres aktual − progres rencana pada tanggal yang sama.

Contoh perhitungan

Ilustrasi proyek bernilai Rp800.000.000 sebelum PPN, pada akhir minggu ke-8:

Contoh bobot dan progres (angka ilustrasi)
ItemNilaiBobotVolume kontrakTerpasangProgres itemBobot tercapai
PersiapanRp40.000.0005,0%1 ls1 ls100%5,0%
PondasiRp160.000.00020,0%80 m³80 m³100%20,0%
Struktur betonRp320.000.00040,0%200 m³90 m³45%18,0%
DindingRp120.000.00015,0%1.500 m²300 m²20%3,0%
Atap dan finishingRp160.000.00020,0%1 ls00%0,0%
TotalRp800.000.000100%46,0%

Bila rencana di Kurva S untuk minggu ke-8 adalah 50%, deviasinya −4%: proyek terlambat 4% dari rencana. Cara menyusun rencana per minggu dijelaskan di cara membuat Kurva S.

Progres fisik vs serapan biaya

Progres fisik 46% tidak berarti biaya yang terpakai juga 46% dari RAP. Bila biaya aktual sudah 55% dari RAP, proyek berisiko melampaui anggaran. Perbandingan progres, rencana, dan biaya inilah yang dibaca dengan SPI dan CPI di panduan cost control proyek.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Bobot dihitung dari nilai termasuk PPN untuk sebagian item dan tanpa PPN untuk item lain.
  • Bobot tidak diperbarui setelah adendum, sehingga progres dihitung dengan nilai lama.
  • Progres diisi berdasarkan perkiraan, bukan volume terukur dari opname.
  • Item ls dianggap 100% begitu dimulai.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara menghitung bobot pekerjaan?

Bagi nilai setiap item dengan total nilai kontrak sebelum PPN, lalu kalikan 100%. Jumlah bobot semua item harus 100%.

Bagaimana menghitung progres proyek?

Kalikan bobot setiap item dengan persentase progresnya, lalu jumlahkan semua item.

Apa itu deviasi progres?

Selisih antara progres aktual dan progres rencana pada tanggal yang sama. Deviasi negatif berarti pekerjaan terlambat dari rencana.

Mau lihat ini berjalan di Kurvas?

Jadwalkan demo. Kami tunjukkan dengan contoh angka seperti di artikel, memakai alur perusahaan Anda.

Lihat sistemnya terlebih dahulu sebelum menentukan paket yang sesuai.