Langsung ke konten

Kontrak

CCO dan Adendum Kontrak Konstruksi: Mengelola Pekerjaan Tambah Kurang

Hampir tidak ada proyek yang selesai persis seperti kontrak awal. Volume berubah, desain direvisi, atau pemberi kerja menambah lingkup. CCO dan adendum adalah cara resmi untuk mencatat perubahan itu supaya bisa ditagih dan dikendalikan.

Tim Kurvas · · 2 menit baca

Apa itu CCO dan adendum?

CCO (Contract Change Order) adalah perintah perubahan pekerjaan: penambahan atau pengurangan volume, item baru, atau perubahan spesifikasi. Adendum adalah dokumen perubahan kontrak yang ditandatangani para pihak, yang menetapkan perubahan nilai, waktu, atau lingkup secara resmi. Dalam praktik, CCO sering menjadi dasar teknis yang kemudian dituangkan dalam adendum.

Penyebab pekerjaan tambah kurang

  • Selisih volume hasil MC 0 dengan volume kontrak.
  • Revisi desain atau gambar kerja dari pemberi kerja atau perencana.
  • Kondisi lapangan yang berbeda dari asumsi tender.
  • Penambahan lingkup atas permintaan pemberi kerja.
  • Penggantian material atau spesifikasi.

Dokumen pendukung CCO

  • Berita acara pemeriksaan lapangan atau hasil MC.
  • Gambar revisi atau instruksi lapangan tertulis.
  • Perhitungan volume tambah dan kurang per item.
  • Analisa harga satuan untuk item baru.
  • RAB perubahan: item lama, tambah, kurang, dan total baru.
  • Dampak ke jadwal bila waktu pelaksanaan perlu diperpanjang.

Contoh RAB perubahan

Contoh rekap pekerjaan tambah kurang (angka ilustrasi)
ItemKontrak awalTambahKurangSetelah perubahan
Galian tanahRp60.000.000Rp18.000.000Rp78.000.000
Beton strukturRp450.000.000Rp22.500.000Rp427.500.000
Item baru: dinding penahan tanahRp95.000.000Rp95.000.000
Total (sebelum PPN)Rp510.000.000Rp113.000.000Rp22.500.000Rp600.500.000

Dampak adendum yang sering terlewat

  • RAP tidak diperbarui. Nilai kontrak naik, tetapi anggaran pelaksanaan tetap, sehingga biaya item tambah terlihat sebagai pembengkakan.
  • Kurva S tidak di-rebaseline. Bobot item berubah, tetapi progres masih dihitung dengan bobot lama.
  • Tagihan termin memakai nilai lama sampai adendum ditandatangani, sementara pekerjaan tambah sudah dikerjakan.
  • Pengadaan tidak tahu ada item baru, sehingga material dipesan terlambat.

Karena itu, setiap adendum sebaiknya langsung diikuti pembaruan RAB, RAP, jadwal, dan rencana pengadaan, sehingga cost control tetap membandingkan angka yang setara.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda CCO dan adendum?

CCO adalah perintah perubahan pekerjaan secara teknis. Adendum adalah dokumen perubahan kontrak yang ditandatangani para pihak dan menetapkan nilai, waktu, atau lingkup baru.

Bolehkah mengerjakan pekerjaan tambah sebelum adendum?

Sebaiknya tidak tanpa perintah tertulis. Tanpa dasar tertulis, pekerjaan tambah berisiko tidak bisa ditagih.

Apakah adendum harus memperbarui Kurva S?

Ya. Bila nilai atau item berubah, bobot pekerjaan berubah, sehingga rencana Kurva S perlu disusun ulang agar progres tetap dibandingkan dengan rencana yang benar.

Mau lihat ini berjalan di Kurvas?

Jadwalkan demo. Kami tunjukkan dengan contoh angka seperti di artikel, memakai alur perusahaan Anda.

Lihat sistemnya terlebih dahulu sebelum menentukan paket yang sesuai.