Langsung ke konten

Anggaran Proyek

RAB vs RAP: Perbedaan, Fungsi, dan Cara Menyusunnya

RAB dan RAP sama-sama berisi daftar pekerjaan dan harga, sehingga sering tertukar. Padahal keduanya punya tujuan berbeda: RAB untuk nilai pekerjaan kepada pemberi kerja, RAP untuk mengendalikan biaya pelaksanaan di internal kontraktor.

Tim Kurvas · · 3 menit baca

Apa itu RAB?

RAB (Rencana Anggaran Biaya) adalah perhitungan biaya pekerjaan konstruksi berdasarkan volume setiap item pekerjaan dikalikan harga satuannya. Harga satuan disusun melalui AHS (Analisa Harga Satuan): koefisien bahan, upah, dan alat dikalikan harga dasarnya.

RAB menjadi dasar penawaran dan, setelah disepakati, dasar nilai kontrak dengan pemberi kerja. Untuk proyek pemerintah, analisa harga satuan umumnya mengacu pada AHSP bidang pekerjaan umum yang ditetapkan pemerintah, sedangkan harga dasar mengikuti harga di wilayah proyek.

Apa itu RAP?

RAP (Rencana Anggaran Pelaksanaan) adalah anggaran internal kontraktor untuk benar-benar melaksanakan pekerjaan. Harga di RAP memakai harga riil yang didapat kontraktor: penawaran supplier, harga borongan mandor atau subkontraktor, sewa alat, dan metode kerja yang akan dipakai.

RAP tidak dibagikan ke pemberi kerja. Selisih antara nilai kontrak dan RAP adalah rencana margin proyek, dan RAP menjadi patokan (baseline) untuk mengendalikan biaya selama proyek berjalan.

Perbedaan RAB dan RAP

Perbedaan RAB dan RAP
AspekRABRAP
TujuanMenentukan nilai penawaran atau kontrakMengendalikan biaya pelaksanaan
Pihak yang memakaiKontraktor dan pemberi kerjaInternal kontraktor
Dasar hargaAHS/AHSP dan harga dasar wilayah, termasuk overhead dan keuntunganHarga riil supplier, subkon, upah, dan alat
Waktu disusunSebelum tender atau kontrakSetelah kontrak, sebelum pekerjaan dimulai
Dipakai untukPenawaran, kontrak, tagihan terminPengadaan, kontrol biaya, target margin

Contoh: dari RAB ke margin rencana

Misalkan satu item pekerjaan beton struktur dengan volume 100 m³ (angka ilustrasi):

Contoh perbandingan RAB dan RAP untuk satu item pekerjaan
Harga satuan per m³VolumeJumlah
RAB (nilai kontrak)Rp1.450.000100 m³Rp145.000.000
RAP (biaya pelaksanaan)Rp1.250.000100 m³Rp125.000.000
Margin rencanaRp20.000.000 (13,8%)

Harga satuan RAB di atas sudah termasuk overhead dan keuntungan. Harga RAP berasal dari penawaran beton readymix, upah borongan, dan sewa pompa beton yang benar-benar didapat kontraktor. Jika semua item dihitung dengan cara yang sama, perusahaan tahu target margin proyek sebelum pekerjaan dimulai.

Cara menyusun RAB

  1. Pelajari gambar kerja dan spesifikasi teknis untuk memahami lingkup pekerjaan.
  2. Susun daftar item pekerjaan (BoQ) per divisi, misalnya persiapan, tanah, struktur, arsitektur, dan MEP.
  3. Hitung volume setiap item dari gambar (quantity take-off).
  4. Susun AHS: kalikan koefisien bahan, upah, dan alat dengan harga dasar di wilayah proyek.
  5. Kalikan volume dengan harga satuan untuk mendapatkan jumlah per item.
  6. Rekap per divisi, lalu tambahkan PPN sesuai ketentuan untuk mendapatkan total RAB.

Cara menurunkan RAP dari RAB

  1. Gunakan struktur pekerjaan yang sama dengan RAB. Dengan begitu setiap baris RAP bisa dibandingkan langsung dengan RAB dan realisasinya.
  2. Ganti harga dengan harga pelaksanaan riil dari penawaran supplier, subkontraktor, dan mandor.
  3. Sesuaikan dengan metode kerja yang dipilih, misalnya beton readymix atau campuran di lokasi.
  4. Tambahkan biaya tidak langsung proyek, seperti kantor lapangan, listrik dan air kerja, keamanan, serta K3.
  5. Kunci RAP sebagai baseline sebelum pekerjaan dimulai, lalu catat realisasi volume dan biaya per baris.

Kesalahan yang sering terjadi

  • RAP disusun sekali, lalu disimpan dan tidak pernah dibandingkan dengan realisasi.
  • Adendum mengubah RAB, tetapi RAP tidak ikut diperbarui.
  • Biaya tidak langsung proyek tidak dianggarkan, sehingga margin terlihat lebih besar dari kenyataannya.
  • RAB dan RAP disimpan di file berbeda dengan struktur berbeda, sehingga sulit dibandingkan.

Dari RAP ke pengendalian biaya

RAP baru bernilai jika dipakai. Selama proyek berjalan, biaya aktual setiap item dibandingkan dengan RAP dan dengan progress pekerjaan. Cara membacanya dijelaskan di panduan cost control proyek dengan earned value, sedangkan progress rencana dan realisasi dibahas di cara membuat Kurva S.

Artikel lainnya

Mau lihat ini berjalan di Kurvas?

Jadwalkan demo. Kami tunjukkan dengan contoh angka seperti di artikel, memakai alur perusahaan Anda.

Lihat sistemnya terlebih dahulu sebelum menentukan paket yang sesuai.