Harian vs borongan
| Upah harian | Borongan mandor | |
|---|---|---|
| Dasar bayar | Hari atau jam kerja | Volume pekerjaan selesai |
| Dokumen | Absensi dan rekap kehadiran | SPK dan berita acara opname |
| Risiko utama | Produktivitas rendah tetap dibayar | Mutu dikorbankan demi kecepatan |
| Kontrol | Presensi di lokasi dan target harian | Opname volume dan pemeriksaan mutu |
| Cocok untuk | Pekerjaan sulit diukur, persiapan, perbaikan | Pekerjaan berulang yang volumenya jelas |
Menghitung upah harian
Upah harian = jumlah hari hadir × tarif harian, ditambah lembur sesuai kesepakatan. Contoh ilustrasi: tukang dengan tarif Rp160.000 per hari, hadir 24 hari, lembur 10 jam dengan tarif Rp25.000 per jam, menerima Rp3.840.000 + Rp250.000 = Rp4.090.000 sebelum potongan kasbon.
Kehadiran yang dicatat dari HP di lokasi proyek, dengan verifikasi lokasi dan wajah, mencegah titip absen. Caranya dibahas di absensi karyawan proyek.
Borongan mandor: SPK dan opname
- SPK (Surat Perintah Kerja) menyebut lingkup, harga satuan borongan per item, volume perkiraan, jadwal, syarat mutu, dan retensi bila ada.
- Opname berkala mengukur volume yang selesai dan memenuhi mutu.
- Perhitungan bayar: volume opname × harga satuan, dikurangi pembayaran sebelumnya, kasbon, dan retensi.
- Persetujuan pelaksana atau PM sebelum dibayar.
| Komponen | Perhitungan | Jumlah |
|---|---|---|
| Volume opname kumulatif | 420 m² × Rp55.000 | Rp23.100.000 |
| Dibayar periode lalu | (Rp11.000.000) | |
| Nilai periode ini | Rp12.100.000 | |
| Retensi 5% | 5% × Rp12.100.000 | (Rp605.000) |
| Potongan kasbon | (Rp2.000.000) | |
| Dibayar ke mandor | Rp9.495.000 |
Kasbon dan retensi subkon
- Kasbon dicatat per orang atau per mandor, dengan tanggal dan persetujuan, lalu dipotong dari pembayaran berikutnya.
- Retensi subkon ditahan sebagai jaminan perbaikan dan dicairkan setelah masa yang disepakati di SPK.
- Semua pembayaran tenaga kerja dicatat ke proyek dan item pekerjaannya, supaya biaya tenaga kerja bisa dibandingkan dengan RAP.
Pertanyaan yang sering diajukan
Lebih baik upah harian atau borongan?
Borongan cocok untuk pekerjaan berulang yang volumenya mudah diukur. Upah harian cocok untuk pekerjaan yang sulit diukur. Banyak proyek memakai keduanya.
Apa isi SPK mandor?
Lingkup pekerjaan, harga satuan borongan per item, volume perkiraan, jadwal, syarat mutu, cara pembayaran berdasarkan opname, dan retensi bila ada.
Bagaimana mencatat kasbon tukang?
Catat per orang atau per mandor dengan tanggal dan persetujuan, lalu potong dari pembayaran berikutnya sehingga saldo kasbon selalu terlihat.

