Tiga jenis biaya tenaga kerja di kontraktor
| Jenis | Contoh | Biasanya dicatat lewat |
|---|---|---|
| Tenaga kerja langsung borongan | Tukang, mandor borongan, subkon upah | SPK dan opname pekerjaan |
| Staf proyek bergaji | Site manager, pelaksana, pengawas, admin lapangan | Payroll bulanan |
| Staf kantor pusat | Direksi, keuangan, estimator | Overhead perusahaan |
Masalah umumnya ada di baris kedua. Gaji staf proyek dibayar dari payroll kantor dan dicatat sebagai beban umum, sehingga tidak pernah masuk ke laporan biaya proyek.
Dampaknya ke margin proyek
Jika gaji staf proyek tidak dibebankan, laporan per proyek menunjukkan margin yang terlalu tinggi. Proyek yang sebenarnya tipis bisa terlihat sehat, dan penawaran berikutnya disusun dengan asumsi biaya yang keliru. RAP juga sulit dibandingkan dengan realisasi karena biaya staf dianggarkan di RAP tetapi realisasinya tidak pernah muncul. Lihat perbedaan RAB dan RAP.
Mengalokasikan gaji berdasarkan jam presensi
Cara yang paling adil adalah membagi biaya gaji sesuai jam kerja di setiap proyek. Jika absensi mencatat lokasi proyek, jam per proyek sudah tersedia tanpa timesheet tambahan.
- Hitung total biaya karyawan sebulan: gaji, tunjangan, lembur, dan iuran BPJS bagian perusahaan.
- Ambil jam kerja per proyek dari rekap presensi.
- Bagi biaya sesuai proporsi jam: biaya proyek = total biaya × jam di proyek ÷ total jam.
- Bebankan lembur ke proyek tempat lembur itu terjadi.
- Jam di kantor atau di luar proyek tetap menjadi overhead.
Contoh perhitungan
Seorang pelaksana dengan total biaya perusahaan Rp9.000.000 sebulan bekerja 176 jam, terdiri dari 120 jam di Proyek A dan 56 jam di Proyek B (angka ilustrasi).
| Proyek | Jam | Porsi | Biaya dibebankan |
|---|---|---|---|
| Proyek A | 120 | 68,2% | Rp6.136.364 |
| Proyek B | 56 | 31,8% | Rp2.863.636 |
| Total | 176 | 100% | Rp9.000.000 |
Dengan cara ini, biaya staf Proyek A dan B tercatat sesuai kontribusi masing-masing, dan totalnya tetap sama dengan biaya gaji perusahaan.
Menghubungkan dengan RAP dan cost control
- Anggarkan biaya staf proyek di RAP sebagai biaya tidak langsung proyek.
- Setiap bulan, bandingkan biaya staf yang dialokasikan dengan anggarannya.
- Masukkan biaya ini ke biaya aktual saat menghitung CPI dan EAC, seperti dijelaskan di panduan cost control dengan earned value.
- Proyek yang molor biasanya terlihat dari biaya staf yang terus berjalan walaupun progress melambat.

