Langsung ke konten

Tender

Dokumen Penawaran Tender Konstruksi dan Cara Mengelola Pipeline Tender

Banyak kontraktor mengikuti puluhan tender dalam setahun, tetapi jarang mencatat mana yang menang, mana yang kalah, dan kenapa. Akibatnya waktu estimator habis untuk tender dengan peluang kecil. Berikut isi dokumen penawaran dan cara mengelola pipeline-nya.

Tim Kurvas · · 2 menit baca

Isi umum dokumen penawaran

Isi persisnya mengikuti dokumen pemilihan dari pemberi kerja. Untuk tender pemerintah, ikuti dokumen pemilihan di sistem pengadaan elektronik. Secara umum, penawaran berisi:

  • Dokumen administrasi: surat penawaran, jaminan penawaran bila disyaratkan, dan pakta integritas.
  • Dokumen kualifikasi: legalitas perusahaan, sertifikat badan usaha, tenaga ahli bersertifikat, pengalaman pekerjaan sejenis, dan kemampuan keuangan.
  • Dokumen teknis: metode pelaksanaan, jadwal, daftar peralatan, dan rencana K3.
  • Dokumen harga: rekapitulasi dan rincian RAB, serta analisa harga satuan bila diminta.

Pipeline tender

Pipeline tender adalah daftar semua peluang proyek beserta tahapnya. Dengan pipeline, perusahaan tahu berapa nilai penawaran yang sedang berjalan dan kapan estimator dibutuhkan.

Contoh tahap pipeline tender
TahapKegiatan
ProspekInformasi proyek masuk, sumbernya dicatat
KualifikasiDiputuskan ikut atau tidak berdasarkan kecocokan dan peluang
Penyusunan penawaranRAB, metode, dan dokumen disiapkan
Penawaran terkirimMenunggu evaluasi dan klarifikasi
Menang atau kalahHasil dan alasannya dicatat
KontrakProyek dibuat dari penawaran yang menang

Catat alasan kalah dan menang

  • Harga terlalu tinggi dibanding pemenang, dan selisihnya berapa persen.
  • Tidak lolos administrasi atau kualifikasi, beserta dokumen yang kurang.
  • Pengalaman sejenis kurang.
  • Metode atau jadwal dinilai kurang meyakinkan.

Setelah beberapa bulan, catatan ini menunjukkan jenis proyek dan pemberi kerja yang paling sering dimenangkan, sehingga estimator bisa fokus.

Menyiapkan pengalaman untuk prakualifikasi

Daftar pengalaman pekerjaan biasanya diminta berulang: nama paket, pemberi kerja, nilai kontrak, lokasi, tanggal kontrak, dan tanggal serah terima. Bila setiap proyek yang selesai langsung tercatat lengkap, daftar ini tidak perlu disusun ulang setiap tender.

RAB untuk penawaran disusun seperti di cara membuat RAB.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja isi dokumen penawaran tender konstruksi?

Umumnya dokumen administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga. Isi persisnya selalu mengikuti dokumen pemilihan dari pemberi kerja.

Apa itu pipeline tender?

Daftar semua peluang proyek beserta tahapnya, dari prospek sampai kontrak, sehingga nilai penawaran yang berjalan dan beban kerja estimator terlihat.

Mengapa alasan kalah tender perlu dicatat?

Supaya perusahaan tahu jenis proyek dan pemberi kerja yang paling cocok, lalu memusatkan waktu estimator pada tender dengan peluang terbesar.

Mau lihat ini berjalan di Kurvas?

Jadwalkan demo. Kami tunjukkan dengan contoh angka seperti di artikel, memakai alur perusahaan Anda.

Lihat sistemnya terlebih dahulu sebelum menentukan paket yang sesuai.