Langsung ke konten

Anggaran Proyek

Cara Membuat RAB Proyek Konstruksi Langkah demi Langkah, dengan Contoh

RAB (Rencana Anggaran Biaya) adalah volume setiap item pekerjaan dikalikan harga satuannya, ditambah PPN. Yang membuat RAB bisa dipertanggungjawabkan adalah analisa harga satuan di baliknya. Berikut langkahnya dari gambar sampai total RAB.

Tim Kurvas · · 2 menit baca

Komponen RAB

  • Daftar item pekerjaan (BoQ) yang dikelompokkan per divisi.
  • Volume setiap item, dihitung dari gambar dan spesifikasi.
  • Harga satuan pekerjaan dari analisa harga satuan (AHS): koefisien bahan, upah, dan alat dikali harga dasar.
  • Overhead dan keuntungan yang ditambahkan ke harga satuan.
  • PPN atas total pekerjaan.

Langkah membuat RAB

  1. Pelajari gambar kerja, spesifikasi, dan syarat kontrak untuk memahami lingkup dan metode yang diminta.
  2. Susun BoQ per divisi, misalnya persiapan, tanah, pondasi, struktur, arsitektur, dan MEP.
  3. Hitung volume (quantity take-off) dari gambar, dengan satuan yang konsisten: m³, m², m', kg, unit, atau ls.
  4. Kumpulkan harga dasar bahan, upah, dan alat di wilayah proyek.
  5. Susun AHS untuk setiap item: koefisien dikali harga dasar.
  6. Tambahkan overhead dan keuntungan pada harga satuan.
  7. Kalikan volume dengan harga satuan, rekap per divisi, lalu tambahkan PPN.

Contoh analisa harga satuan

Contoh AHS untuk 1 m² pasangan dinding bata. Koefisien dan harga dasar di tabel adalah ilustrasi; untuk proyek pemerintah, koefisien mengacu pada AHSP bidang pekerjaan umum yang ditetapkan pemerintah, dan harga dasar mengikuti standar harga di daerah proyek.

Contoh AHS 1 m² pasangan dinding bata (angka ilustrasi)
KomponenKoefisienHarga dasarJumlah
Bata merah70 buahRp900Rp63.000
Semen11,5 kgRp1.700Rp19.550
Pasir pasang0,043 m³Rp280.000Rp12.040
Pekerja0,3 OHRp130.000Rp39.000
Tukang batu0,1 OHRp160.000Rp16.000
Kepala tukang dan mandor0,025 OHRp180.000Rp4.500
Jumlah bahan dan upahRp154.090
Overhead dan keuntungan 10%Rp15.409
Harga satuan pekerjaanRp169.499 per m²

Contoh rekap RAB

Contoh rekap RAB per divisi (angka ilustrasi)
DivisiJumlah
Pekerjaan persiapanRp35.000.000
Pekerjaan tanah dan pondasiRp180.000.000
Pekerjaan strukturRp620.000.000
Pekerjaan arsitekturRp410.000.000
Pekerjaan MEPRp255.000.000
Jumlah sebelum PPNRp1.500.000.000
PPN (tarif efektif 11%)Rp165.000.000
Total RABRp1.665.000.000

RAB di Excel atau di software?

Excel cukup untuk satu dua penawaran. Masalah muncul saat RAB berubah berkali-kali, harga dasar diperbarui, dan RAB harus dipakai lagi untuk RAP, pengadaan, progres, dan tagihan termin. Rumus yang terputus, versi file yang tertukar, dan harga satuan yang tidak bisa ditelusuri adalah risiko yang paling sering terjadi.

  • Simpan setiap perubahan RAB sebagai versi yang bisa dibandingkan.
  • Pastikan setiap harga satuan bisa ditelusuri ke AHS dan harga dasarnya.
  • Pakai struktur item yang sama untuk RAB, RAP, opname, dan tagihan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja yang harus ada di RAB?

Daftar item pekerjaan per divisi, volume, harga satuan dari analisa harga satuan, jumlah per item, rekap per divisi, dan PPN.

Apa beda AHS dan AHSP?

AHS adalah analisa harga satuan secara umum. AHSP adalah analisa harga satuan pekerjaan yang ditetapkan pemerintah untuk bidang pekerjaan umum dan menjadi acuan koefisien di proyek pemerintah.

Berapa overhead dan keuntungan di RAB?

Besarnya ditetapkan perusahaan atau mengikuti ketentuan pemberi kerja. Untuk proyek pemerintah, batasnya mengacu pada peraturan AHSP yang berlaku.

Mau lihat ini berjalan di Kurvas?

Jadwalkan demo. Kami tunjukkan dengan contoh angka seperti di artikel, memakai alur perusahaan Anda.

Lihat sistemnya terlebih dahulu sebelum menentukan paket yang sesuai.