Kartu stok: catatan masuk dan keluar
Kartu stok mencatat setiap pergerakan satu jenis material di satu gudang: penerimaan dari vendor, pengeluaran ke pekerjaan, transfer ke gudang lain, dan penyesuaian hasil opname. Saldo di kartu stok harus sama dengan jumlah fisik di gudang.
| Tanggal | Keterangan | Masuk | Keluar | Saldo |
|---|---|---|---|---|
| 3 Okt | Penerimaan PO-014 | 200 sak | 200 sak | |
| 5 Okt | Pemakaian: pondasi zona A | 80 sak | 120 sak | |
| 9 Okt | Pemakaian: sloof zona A | 60 sak | 60 sak | |
| 12 Okt | Transfer ke gudang proyek B | 20 sak | 40 sak | |
| 15 Okt | Stock opname (fisik 37 sak) | 3 sak | 37 sak |
Mencatat pemakaian ke pekerjaan
Pengeluaran material sebaiknya selalu menyebut item pekerjaan atau zona. Dengan begitu pemakaian bisa dibandingkan dengan kebutuhan di RAP. Contoh: kebutuhan semen untuk pasangan dinding 1.000 m² menurut AHS adalah sekitar 11,5 kg per m², atau 11.500 kg. Bila yang keluar jauh di atas itu, ada pemborosan, kesalahan catat, atau kehilangan.
Stock opname gudang proyek
- Tentukan jadwal, misalnya akhir bulan atau sebelum termin.
- Hitung fisik setiap material, idealnya oleh orang yang bukan penjaga gudang.
- Bandingkan dengan saldo kartu stok.
- Catat selisih beserta penyebabnya: rusak, hilang, salah catat, atau pemakaian yang belum dicatat.
- Buat penyesuaian dengan persetujuan, supaya saldo kembali sama dengan fisik.
Beberapa proyek, beberapa gudang
- Pisahkan gudang per proyek, ditambah gudang pusat bila ada.
- Catat transfer antar gudang sebagai dokumen, bukan pengurangan dan penambahan terpisah.
- Sisa material di akhir proyek dikembalikan ke gudang pusat atau dipindahkan ke proyek lain dengan nilai yang tercatat.
Alur sebelum material masuk gudang dibahas di pengadaan material proyek.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu stock opname gudang proyek?
Penghitungan fisik material di gudang proyek untuk dicocokkan dengan saldo di kartu stok, lalu selisihnya dicatat beserta penyebabnya.
Seberapa sering stock opname dilakukan?
Umumnya bulanan atau sebelum pengajuan termin. Material bernilai tinggi atau mudah hilang bisa dihitung lebih sering.
Bagaimana mengetahui pemakaian material berlebih?
Bandingkan material yang keluar untuk setiap item pekerjaan dengan kebutuhan di RAP atau AHS untuk volume yang sudah terpasang.

